ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH

Rabu, 06 Oktober 2010

Itu engkau,..

sepi terurai dalam beku
mengunyam rasa pahit , serasa dilidah
getir dalam jalinan paksa
aku ingin menyayatmu,pelan
lewat sedikit sopan dinalar angin

mati rasa itu,tak ingin kau yang memiliki
memandangku sinis
mencibirku manis ?
pertama kukenal enngkau...
sungguh diam tanpa tanda-tanda

2 komentar:

  1. Bekumu jadi puisi. Jengahmu jadi diksi. Cuma bisikkan angin yang buat senyum mengurai disini....

    BalasHapus
  2. terimakasih bunda, selamat pagi ..

    BalasHapus