sementara sinarmu tak tersimpan lagi
dalam kotak kecil,almari jiwa...
ketika malam bersetubuh dengan dingin
tak hanya aku yang semakin menggigil
mungkin engkaupun juga,
diantara dua jeda yang kupinta
satu.
suaramu , bisikan tidur untukku atau penegak aramah didahiku
dua.
malammu , ketika tak kutemukan pagi yang beruntun
disela-sela tangis yang merapatkan janji
saat purnama tepat menghangatkan canda tawa kita
sementara sinarmu tak tersinpan lagi
dalam kotak kecil, almari jiwa ...
Kamis, 13 Oktober 2011
Senin, 22 Agustus 2011
KEPADA LAUT
Ketika pasang.
Sesekali , aku benar-benar merindukan hempasan ombakmu
Menghabiskan ribuan rasa yang mengkarat dibentangan beton
Ketika surut.
Aku berhak bersulang kepada pemberi pesan (“)
Ketka didada ini terlihat cacat ,
Mukaku pucat menjadi-jadi
Bukan seperti birunya langit ketika tak mengepul dengan asap
Bukan layaknya gunung yang membatu hingga menimbulkan resah
Ketika tak ada lagi pasang surutmu darimu.
Bukan hanya sepi yang kurasa,
Melainkan hati ini benar-benar mati
Langganan:
Postingan (Atom)