apa kau benar ?
aku tak lagi melihat benderamu
seperti kemarin ,
saat berkibar dihatiku..
berkibar, menjaring angin
berkibar , saat aku tak sanggup memandang mataharimu
itu kau,
jauh dari rengkuhku
jauh dari anganku sendiri
saat ini kurasa...
masih,..
disini aku sejajar dengan waktu
tak lebih dari menit , dan tak lebih pula dari detik yang menghujam rasaku
masih,..
menunggu batang-batang rindu darimu
ketika menjadi pematang , aku ingin air itu tak lebih
bahkan kurang
ketika mejadi jalan , aku tak ingin lurus saja
ada belok , menanjak , dan sesekali berlubang
agar aku,engkau dan mungkin mereka semakin tahu
bahwa jarak bukanlah pembatas
antar sedih dan tawa yang pernah kita rajut
Sabtu, 04 September 2010
Sampai kau kembali
aku yang mencintaimu dengan rasa yang tak pernah surut , tak seperti gelombang diperairanku .. kadang pasang dan kadang harus surut
kecuali sedikit rasa benci dalam hati ini, sesekali ingin segera aku menguburnya dalam tanah kosong dekat rumahku agar tak pernah sampai kepadamu
aku berjemur diantara gesangnya masa lalu dan hidupku saat ini , agar jalanku tak selalu berkelok dan akhirnya menyendiri dari peradaban negeri ini. Tetapi sejatinya aku tak pernah ingin selalu jauh dari rasa dan ragamu walau hanya sejauh bayang-bayang imajiku
hatiku geram ,merintih kesakitan ketika harus kau tinggal …. 3 september 2010 ialah hari tersulit yang pernah aku rasakan. Dan kini menjadi awal tanda perpisahan antara engkau dan aku .meski sebelumnya aku tak pernah melihatmu , menatap damai wajahmu ketika hati ini merasa beku dan sendiri. Janjiku,… aku akan seperti ini sampai kau kembali
kecuali sedikit rasa benci dalam hati ini, sesekali ingin segera aku menguburnya dalam tanah kosong dekat rumahku agar tak pernah sampai kepadamu
aku berjemur diantara gesangnya masa lalu dan hidupku saat ini , agar jalanku tak selalu berkelok dan akhirnya menyendiri dari peradaban negeri ini. Tetapi sejatinya aku tak pernah ingin selalu jauh dari rasa dan ragamu walau hanya sejauh bayang-bayang imajiku
hatiku geram ,merintih kesakitan ketika harus kau tinggal …. 3 september 2010 ialah hari tersulit yang pernah aku rasakan. Dan kini menjadi awal tanda perpisahan antara engkau dan aku .meski sebelumnya aku tak pernah melihatmu , menatap damai wajahmu ketika hati ini merasa beku dan sendiri. Janjiku,… aku akan seperti ini sampai kau kembali
Langganan:
Postingan (Atom)