detak jantungku menyamai iramamu saat ini
datang melambat dalam trah
tak bisa dipaksa cepat atau bahkan melemah
henbusan nafasku , kini menyamai rumusan molekulmu
terdiri dari dua huruf dan satu angka
itu berarti racun.
pandangan kita ibarat tombak
datang pada musim yang tak tepat
dan menghujam pada keterbatasan ,
ah,..
itu semua hak kita ..
kita itu sejatinya seperti apa ?
apa seperti peluru dalam kantong
atau bahkan hanya seperti senapan dalam gudang ?
Rabu, 04 Mei 2011
Selasa, 03 Mei 2011
Kuharap , cemas ini tak lagi ada
Aku tak bisa membayangkan
Tentang sebuah keadaan yang membahayakan
Diruang ICU ,
Aku tak bisa membayangkan
Hal yang buruk , jika itu benar terjadi
Jangan dulu kau bahas tentang kematian
Jangan dulu kau bisikkan tentang rasa sakit yang tak bisa ditahan
Bahkan dirasa ,
Karena itu memang benar-benar sakit
Dan lebih sakit jika dirasakan
Aku tak bisa membayangkan tentang hari esok
Karena hari ini saja,
Jiwaku terpatri dalam kotak
Tak bisa kemana- mana
Tak bisa memandangimu
Dan tak bisa bicara didepanmu
Do’a ini
Dan sunyi ini....
Kini beku,dalam satu altar
7:06 , 3 mei 2011
Tentang sebuah keadaan yang membahayakan
Diruang ICU ,
Aku tak bisa membayangkan
Hal yang buruk , jika itu benar terjadi
Jangan dulu kau bahas tentang kematian
Jangan dulu kau bisikkan tentang rasa sakit yang tak bisa ditahan
Bahkan dirasa ,
Karena itu memang benar-benar sakit
Dan lebih sakit jika dirasakan
Aku tak bisa membayangkan tentang hari esok
Karena hari ini saja,
Jiwaku terpatri dalam kotak
Tak bisa kemana- mana
Tak bisa memandangimu
Dan tak bisa bicara didepanmu
Do’a ini
Dan sunyi ini....
Kini beku,dalam satu altar
7:06 , 3 mei 2011
Langganan:
Postingan (Atom)